Perawatan Kulit Pasien Diabetes Melitus


Diabetes mellitus dapat mempengaruhi hampir semua bagian tubuh, termasuk kulit. Bahkan kadang-kadang kelainan kulit tersebut dapat menjadi tanda awal bahwa seseorang menderita diabetes. Untuk menghindari masalah kulit, sebaiknya pasien diabetes melakukan perawatan kulit serta mengenali penyebab dan gejala masalah yang dapat muncul pada kulitnya.

Hal yang paling penting untuk menghindari masalah kulit pasien diabetes adalah dengan mengontrol kadar gula darah agar berada dalam batas normal. Hal ini disesuaikan dengan keadaan pasien setelah berkonsultasi dengan dokter, baik dengan cara memperbaiki gaya hidup, minum obat, atau menyuntik insulin. Kadar gula darah yang tinggi dapat membuat kulit pasien cenderung mudah terinfeksi serta kulit cenderung lebih kering dan terasa gatal. glucose test

Selain menjaga kadar gula darah dalam batas normal, pasien diabetes perlu juga melakukan perawatan kulit sederhana untuk menjaga kulitnya tetap sehat. Cara perawatannya antara lain sebagai berikut:

  • Jaga kulit tetap bersih dan kering. Kulit yang lembab di daerah lipatan dapat membuat kulit teriritasi, mudah terinfeksi jamur atau bekteri.
  • Hindari mandi menggunakan air yang terlalu panas dan mandi dengan berendam. Hal ini dapat membuat kulit terlalu kering, sehingga mudah merasa gatal.
  • Mandi menggunakan sabun yang lembut, misalnya sabun bayi. Setelah mandi, oleskan pelembap, kecuali pada daerah lipatan dan daerah sela jari kaki. Mengoleskan pelembap pada tempat tesebut dapat mencetuskan infeksi jamur.  baby soap
  • Temui dokter spesialis kulit dan kelamin jika menemukan kelainan kulit.
  • Lakukan perawatan dan pemeriksaan kaki dengan baik dan teliti.

Sumber: diabetes.org

About dr. Graciella Regina

Seorang dokter yang peduli dengan kesehatan masyarakat dan aktif menulis di berbagai media.

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply